... apa yang saya pikirkan untuk Indonesia tercinta ...


Mengajar dengan baik, tidak mudah!

Yogyakarta, Minggu 3 Februari 2013

Mau mengajar baik di Indonesia, … ya sulit, karena baik buruk dalam mengajar hampir tidak ada bedanya.

Sebagai contoh, untuk memeriksa ujian. Walaupun bagi dosen, soal dan jawabannya mudah, namun untuk pertanggungjawaban dan transparansi serta untuk menuju good university governance (GUG), apalagi agar mahasiswanya lebih memahami, maka dosen terpaksa harus menghabiskan waktu lebih untuk, misalkan, membuat jawaban soal ujian lebih menarik (lihat Gambar 1).

... membuat soal-jawab yang baik membutuhkan dedikasi dosen ...
Gambar 1. Contoh soal-jawab untuk mengenalkan mahasiswa tentang bahasa pemrograman.

Sayang hal-hal seperti ini terlewatkan dari perhatian Kemdikbud, sehingga banyak dosen yang tidak melakukannya dengan sepenuh hati, cukup dengan "sambil lalu." Bagaimana tidak, waktu menjadi habis hanya untuk mengajar dengan dedikasi tinggi:-), padahal kebutuhan dasar yang lain masih harus dicukupi. Itulah kondisi pendidikan tinggi di Indonesia:-)

Dalam Gambar 1, saya tayang contoh soal dan jawaban untuk mata kuliah pengenalan bahasa pemrograman. Untuk teman-teman dosen UGM, ini dapat digunakan untuk contoh dalam pembuatan evaluasi mahasiswa terkait hibah pengembangan bahan ajar. Enjoy!

Catatan tambahan:

Setelah saya post di mailing list DosenUGM, ternyata artikel ini mendapatkat koreksi sangat bagus terkait penggunaan kalimat yang tidak tepat untuk mengantarkan soal.

From: DosenUGM@yahoogroups.com [mailto:DosenUGM@yahoogroups.com] On Behalf Of ... [del] ...
Sent: 03 Februari 2013 9:47

Maaf Pak Djoko Luknanto,
Saya bingung dengan pernyataan awal dalam soal:" .... dari berhenti sampai mempunyai percepatan konstan a membutuhkan waktu t detik". Menurut pemikiran/penafsiran saya tentang pernyataan itu: "Sepeda motor pada awalnya t = 0 v = 0 dan setelah itu mempunyai percepatan fungsi waktu a(t) yang setelah mencapai waktu t akan mempunyai percepatan konstan". Soal ini tidak mudah untuk diselesaikan, dan tidak sesuai dengan d = a x t^2 / 2 dan v = a x t.
Mohon penjelasannya. Mungkin saya yang sudah mulai pikun ya.

Jawaban saya:

Siip Pak, Bapak yang benar, karena mata kuliahnya adalah pengenalan bahasa pemrograman, maka terkait Fisika kendaraan bergerak, tampaknya dalam soal saya kalimat pertamanya mengandung kesalahan, sehingga akan menjadi rumit, karena percepatan a = a(t). Padahal maksudnya adalah menghitung rumus sederhana agar mahasiswa semester pertama dapat melaksanakannya menggunakan Visual Basic for Application (VBA) dalam MS Excel. Jadi terima kasih sekali atas pertanyaannya, soal seharusnya berbunyi seperti disajikan dalam Gambar 2.

... membuat soal-jawab yang baik membutuhkan dedikasi dosen ...
Gambar 2. Contoh soal-jawab dalam Gambar 1 setelah dikoreksi.

Side effects: Terkait dengan pertanyaan bapak mengenai pikun, jawaban saya:

  1. tampaknya Bapak belum pikun:-), namun demikian
  2. jika Bapak meragukan jawaban saya itu, maka Bapak harus mencari dokter yang kompeten. Pripun mathuk mboten:-) … ha … ha … ha:-)


(Alamat situs ini: http://luk.staff.ugm.ac.id/artikel/, http://luk.tsipil.ugm.ac.id/artikel/)