|
|
|
|
|
AJARAN YESUS KEPADA BANGSANYA
Apa yang diajarkan Yesus kepada bangsanya, sebenarnya adalah
pengulangan daripada apa yang pernah diajarkan Nabi Musa
kepada umumnya, hanya saja formatnya lebih jauh kedepan.
Bagaimanapun Yesus tidaklah berarti membawa sesuatu
ajaran-ajaran yang baru, apalagi yang bertentangan dengan
Taurat Musa. Kita teliti misalnya:
1. Mengenai Tuhan, maka Yesus mengajarkan bahwa Tuhan itu
Esa adanya. (Markus 12: 29, Matius 22: 34 - 40,
Lukas 10: 25- 28, Lukas 20: 39 - 40)
2. Yesus mengajarkan puasa (Matius 6: 6-18), zakat (Markus
10: 2) serta cara berdo'a (Lukas 11: 1- 4)
3. Yesus bersunat (Lukas 2: 8) dan berpuasa 40 hari 40 malam
lamanya (Matius 4: 2) serta ia juga berdo'a (Yahya 11: 41)
Tentang bagainmana isi atau nada ajaran Yesus kepada
kaumnya, baiklah saya kutipkan beberapa bagian.
1. Setelah itu, maka bertuturlah Yesus kepada orang banyak
dan murid-muridnya, katanya: Bahwa orang-orang Parisi kaum
ahli-ahli Taurat Musa duduk diatas kursi Musa. Sebab itu
hendaklah kamu membuat dan menurut dia, tetapi perbuatannva
jangan kamu lakukan, karena mereka itu berkata-kata saja
tetapi tidak mengamalkan. Maka diikatkannya tanggungan yang
berat dan sukar dipikul, lalu meletakkannya diatas bahu
orang, tetapi mereka sendiri dengan jarinyapun tiada mau
menggerakkan dia. Maka segala perbuatannya dilakukan saja,
supaya dilihat orang, maka pengikat sembahyang
dilebarkannya, dan rumbai-rumbai pakaiannya dilabuhkannya.
Mereka suka duduk ditempat yang mulia didalam rumah
sembahyang, dan tempat kehormatan dalam perjamuan. Mereka
suka diberi hormat di pasar-pasar dan suka dipanggil orang
guru besar. Wahai bagi kamu, wahai orang Parisi, orang yang
munafik, karena kamu menutup pintu kerajaan surga dan
menahan orang. Kamu ini tiada akan masuk surga, dan orang
yang akan masuk kamu tegahkan. Wahai kamu, wahai orang
Paris, orang munafik. Karena kamu berjalan mengelilingi laut
dan daratan hendak membawa seorang saja masuk agama. Dan
apabila sudah masuk, maka kamu jadikan dia anak neraka
duakali ganda daripada kamu sendiri (Matius 23: 1 - 15)
2. Bahwa mereka itu, yaitu orang-orang Parisi dan ahli-ahli
Taurat hanya suka berjalan-jalan dan berbicara saja, tetapi
tidak beramal, mereka suka berjalan dipasar-pasar dengan
jubah panjang supaya dihormati orang, mereka sembahyang
supaya dilihat orang, mereka menutupi jalan orang yang mau
masuk ke surga, sebab mereka sendiri tidak akan masuk
kesana. (Matius 23 . 13)
3. Mereka membayarkan sepersepuluh daripada hasil-hasilnya
tetapi mereka tidak memenuhi kewajibannya yang terlebih
utama yaitu: Keadilan, Belas kasihan, dan Setiawan terhadap
Tuhan, mereka seumpama orang yang emoh nyamuk, tetapi mau
akan unta, mereka membersihkan luarnya saja, tetapi
didalamnya penuh dengan tamak dan loba
Kesimpulan ajaran Yesus ialah: Cintailah Tuhan Allahmu
dengan sebulat-bulat hatimu dan sepenuh-penuh akal budimu,
dan cintailah sesamamu manusia seperti engkaupun mencintai
dirimu sendiri. Yesus tidak menyukai orang yang munafik,
yang thaat diluar tetapi busuk didalamnya. Ia tidak pula
menyukai, suatu pelajaran syareat yang kaku, melainkan ia
lebih condong kepada "apa hakekat, apa yang tersirat dalam
surat." Ia sangat menentang terhadap segala penyelewengan-
penyelewengan yang ada dalam kalangan kaum agama, dimana
Taurat Musa dijadikan sebagai alat pencari nafkah dan alat
mencari kedudukan.
|
|
|
|
|
|
| Indeks Antar Agama | Indeks Artikel | Tentang Pengarang | | ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota | |