Kebebasan Wanita Jilid 2

oleh Abdul Halim Abu Syuqqah

 

Indeks Islam | Indeks Wanita | Indeks Artikel | Tentang Pengarang


ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Pengantar Penerbit

Peran Wanita Muslimah dalam Kehidupan Sosial

Bab. I. MOTIVASI PERAN WANITA MUSLIMAH DALAM KEHIDUPAN SOSIAL PADA ZAMAN KERASULAN

  1. Mempermudah Urusan Hidup
  2. Membangun Kepribadian Wanita
  3. Menuntut Ilmu
  4. Berbuat Baik
  5. Beramar Ma'ruf Nahi Mungkar
  6. Menyeru Manusia pada Agama Allah
  7. Berjihad di Jalan Allah
  8. Menjalankan Kegiatan Profesi
  9. Melakukan Kegiatan Politik
  10. Mempermudah Kesempatan Menikah
  11. Memperoleh Hiburan yang Baik serta Menghadiri Perayaan dan Perkumpulan yang Bermanfaat
  12. Penutup 

Bab. II. ETIKA PERAN WANITA MUSLIMAH DALAM KEHIDUPAN SOSIAL DAN PERTEMUANNYA DENGAN LAKI-LAKI

  1. Pendahuluan
  2. Faktor Pelancar Aplikasi Etika Peran Wanita dan Pertemuannya dengan Kaum Laki-laki
  3. Etika Pertemuan Laki-laki dengan Wanita
  4. Etika Khusus untuk Kaum Wanita
  5. Sikap Jika Etika Sulit Terlaksana 

Bab. III. PERAN WANITA MUSLIMAH ZAMAN NABI DALAM KEHIDUPAN SOSIAL DAN PERTEMUANNYA DENGAN KAUM LAKI-LAKI

  1. Kondisi pada Zaman Nuh a.s. 
  2. Kondisi pada Zaman Ibrahim a.s. 
  3. Kondisi pada Zaman Yusuf a.s. 
  4. Kondisi pada Zaman Musa a.s. 
  5. Kondisi pada Zaman Daud a.s. 
  6. Kondisi pada Zaman Sulaiman a.s. 
  7. Kondisi pada Beberapa Masa Bani Israil 

Bab. IV. HUBUNGAN ISTRI-ISTRI NABI SAW. DENGAN MASYARAKAT SEBELUM DAN SESUDAH HIJAB DIWAJIBKAN

  1. PERTEMUAN ISTRI-ISTRI NABI SAW DENGAN KAUM LAKI-LAKI SEBELUM HIJAB DIWAJIBKAN
    1. Pertemuan Menuntut Ilmu
    2. Mengantar Pengantin Wanita ke Tempat Pengantin Laki-laki
    3. Pada Pesta Perkawinan
    4. Saling Mengucapkan Selamat
    5. Acara Kunjungan
    6. Membesuk Orang Sakit
    7. Meminta Fatwa
    8. Acara Perjamuan
    9. Beramar Ma'ruf Nahi Munkar
    10. Dalam Peperangan
  2. PERTEMUAN ISTRI-ISTRI NABI SAW DENGAN KAUM LAKI-LAKI SETELAH HIJAB DIWAJIBKAN
    1. Mengikuti Majelis Rasulullah saw. dan Ikut Angkat Bicara
    2. Menyertai Perjalanan Rasulullah saw.
    3. Menyaksikan Permainan Orang-orang Habsyah
    4. Memperhatikan Masyarakat dan Permasalahannya
    5. Dikunjungi Kaum Laki-laki untuk Berbagai Kepentingan
    6. Mengajarkan Sunnah Rasulullah saw. kepada Kaum Laki-laki

Bab. V. BUKTI PERAN WANITA MUSLIMAH DALAM KEHIDUPAN SOSIAL PADA MASA KERASULAN

  1. Pendahuluan
  2. Wanita dan Laki-laki Saling Mengucapkan Salam
  3. Peran Wanita dan Pertemuan di Masjid
  4. Adab Masuk Masjid bagi Wanita
  5. Pertemuan Wanita dengan Laki-laki dalam Menuntut Ilmu
  6. Pertemuan Wanita dengan Laki-laki Ketika Haji
  7. Peran Wanita dan Pertemuannya dengan Laki-laki Ketika Jihad
  8. Pertemuan Wanita dan Laki-laki dalam Pelaksanaan Amar Ma'ruf Nahi Munkar
  9. Pertemuan Ketika Mencari dan Menawarkan Jasa atau Kebaikan
  10. Pertemuan Wanita dengan Laki-laki Ketika Mencari Pasangan, Meminang, dan Akad Nikah
  11. Pertemuan Wanita dengan Laki-laki pada Pesta atau Perkawinan
  12. Pertemuan ketika Bertanya atau Ingin Mengetahui Sesuatu
  13. Pertemuan ketika Kunjungan
  14. Pertemuan ketika Mencurahkan Kasih Sayang dan Perhatian
  15. Pertemuan untuk Menyampaikan Rasa Hormat dan Pujian
  16. Pertemuan untuk Memohon Doa Restu
  17. Pertemuan dalam Acara Perjamuan
  18. Laki-laki dan Wanita Saling Menukar Hadiah
  19. Pertemuan dalam Mimpi yang Benar
  20. Pertemuan ketika Menengok Orang Sakit
  21. Bersama-sama dalam Satu Tempat Tinggal
  22. Pertemuan ketika Makan dan Minum
  23. Pertemuan dalam Perjalanan
  24. Pertemuan dalam Urusan Kematian
  25. Pertemuan ketika Menghadapi Pihak yang Berwenang
  26. Pertemuan ketika Memberikan Syafaat (Bantuan)
  27. Pertemuan ketika Memberikan Kesaksian, Mengikuti Proses Pengadilan, dan Melaksanakan Hukuman
  28. Pertemuan ketika Bermubahalah
  29. Pertemuan dalam Berbagai Peristiwa yang Menarik
  30. Pertemuan dalam Berbagai Suasana
  31. Pertemuan Laki-laki Muslim dengan Wanita Non-Muslim

Bab. VI. KETERLIBATAN WANITA MUSLIMAH DALAM BIDANG PROFESI DAN PEDOMAN SYARIATNYA

  1. BUKTI-BUKTI KETERLIBATAN MUSLIMAH DALAM BIDANG PROFESI PADA MASA KERASULAN
    1. Menyusui dan Memelihara Anak dengan Mendapatkan Imbalan
    2. Menggembala Ternak
    3. Bercocok Tanam
    4. Menangani Industri Rumah Tangga
    5. Mengelola Usaha Kerajinan
    6. Merawat Pasien
    7. Melayani Angkatan Bersenjata
    8. Menjadi Petugas Kebersihan
    9. Menjadi Pembantu Rumah Tangga
    10. Beberapa Gejala Sosial Baru yang Berkaitan dengan Pekerjaan Wanita dalam Bidang Profesi
  2. PEDOMAN SYARIAT BAGI WANITA MUSLIMAH YANG BERKARIR PADA MASA SEKARANG
    1. Pendahuluan
    2. Pedoman Syariat yang Terpenting
    3. Suami dan Ayah Bertanggung Jawab Memberikan Nafkah
    4. Kaum Laki-laki adalah Pemimpin Keluarga
    5. Anjuran Segera Menikah bagi Wanita
    6. Wanita Muslimah Hendaknya Sering Melahirkan
    7. Wanita Bertanggung Jawab Mengurus Rumah Tangga
    8. Kondisi yang Mewajibkan Seorang Wanita Melakukan Kegiatan Profesional
    9. Kondisi yang Menyunahkan Wanita Melakukan Kegiatan Profesi
    10. Seorang Suami Sunnah Membantu Isteri yang Sibuk
    11. Pengaturan Gaji Istri yang Bekerja
    12. Bantuan Masyarakat Muslim terhadap Profesi Kaum Wanita
    13. Tanggung Jawab Pemerintah Muslim terhadap Profesi Kaum Wanita
    14. Memelihara Wanita agar Bekerja Sesuai Fitrahnya
    15. Kaidah Uhsul Fiqh tentang Tabiat Kerja Wanita

Bab. VII. BUKTI KETERLIBATAN WANITA MUSLIMAH DALAM KEGIATAN SOSIAL

  1. Keterlibatan Wanita dalam Kegiatan Masjid
  2. Keterlibatan Wanita dalam Acara Umum atau Resepsi
  3. Keterlibatan Wanita pada Kegiatan Ilmiah di Luar Masjid
  4. Keterlibatan Wanita dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar
  5. Keterlibatan Wanita Berbakti dalam Bidang Kebajikan dan Pengabdian Sosial
  6. Beberapa Contoh Kegiatan Wanita dalam Bidang Sosial Tanpa Bertemu dengan Kaum Laki-laki
  7. Beberapa Gejala Sosial Baru yang Berkaitan dengan Kegiatan Wanita dalam Bidang Sosial
  8. Definisi Kegiatan Sosial Modern dan Peranan Wanita
  9. Pedoman Syariat bagi Wanita yang Ingin Mengikuti Kegiatan Sosial pada Zaman Sekarang

Bab. VIII. BUKTI KETERLIBATAN WANITA MUSLIMAH DALAM KEGIATAN POLITIK PADA MASA KERASULAN

  1. Keterlibatan Wanita di Negeri Kafir
  2. Keterlibatan Wanita di Negeri Islam
  3. Keikutsertaan Wanita dalam Menentang Penguasa Muslim
  4. Beberapa Gejala Sosial Baru yang Berkaitan dengan Kegiatan Wanita dalam Bidang Politik
  5. Definisi Kegiatan Politik Modern
  6. Pedoman Syariat bagi Wanita yang Ingin Menggeluti Kegiatan Politik pada Zaman Sekarang
  7. Hak Wanita dalam Pemilu
  8. Hak Wanita untuk Dicalonkan ke Dewan Legislatif
  9. Ulasan Seputar Keikutsertaan Wanita dalam Bidang Profesi, Sosial dan Politik

(sesudah)


Kebebasan Wanita (Tahrirul-Ma'rah fi 'Ashrir-Risalah)
Abdul Halim Abu Syuqqah
Penerjemah: Drs. As'ad Yasin
Juni 1998
Penerbit Gema Insani Press
Jln. Kalibata Utara II No.84 Jakarta 12740
Telp. (021) 7984391-7984392-7988593
Fax. (021) 7984388

Indeks Islam | Indeks Wanita | Indeks Artikel | Tentang Pengarang
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team