34. TERHIJAB
- Allah Swt. tidak akan pernah terhijab, akan tetapi
engkaulah yang terhijab untuk melihat-Nya. Sebab jikalau
ada sesuatu yang menghijab-Nya maka Dia akan menutup
sesuatu yang menghijab-Nya itu. Sebab jika Allah Swt.
memiliki penutup maka berarti wujudNya terbatas.
Sesuatu yang membatasi yang lainnya tentu akan
menguasainya. Sedangkan Dia Maha Kuasa terhadap para
hamba-Nya.
Allah Swt. tidak akan pernah terhijab atau ada sesuatu
yang menghalangi-Nya. Jikalau Anda tidak pernah
mendapati-Nya dan menyaksikan cahaya-Nya maka Andalah yang
terhijab dari-Nya. Ini tidak akan terjadi, kecuali karena
mata hati Anda telah buta dan tertutupi oleh kemaksiatan.
Ibarat cermin, hati Anda sudah dipenuhi karat dan kotoran.
Semakin Anda bermaksiat maka mata hati Anda akan semakin
buta.
Apa gunanya mata melihat, jikalau hati tidak mengenal
hidayah-Nya? Anda akan tersesat dan akan terus tersesat di
lembah kehinaan. Tidak ada jalan lain, kecuali kembali
kepada-Nya dan bertaubat nasuha, agar cahaya-Nya kembali
diberikan-Nya. Dia adalah Dzat yang Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang.
Jikalau ada sesuatu yang menutupi-Nya maka hijab itu akan
dihilangkan-Nya, bahkan di hancurkan-Nya. Dia tidak akan
mampu dihijab oleh apa pun selama-lamanya, karena
kekuasaan-Nya tidak terbatas. Dan, ini berbanding terbalik
dengan makhluk-Nya, yang hanya memiliki kemampuan
terbatas.
Sekuat apa pun Anda, sebanyak apa pun harta Anda, dan
sebesar apa pun kekuasaan Anda, maka Anda tetaplah
budakNya dan hamba-Nya yang harus berbakti dan
mengabdikan diri kepada-Nya. Jikalau Anda ingkar maka
azab-Nya siap menanti, baik di dunia maupun akhirat
kelak.
|