Al-Hikam dan Penjelasannya

Syekh Ibnu 'Athaillah as Sakandari

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis


ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

41. BERDOA KEPADA SELAIN ALLAH SWT.

"Janganlah Anda mengangkat kedua tangan kepada selain Allah Swt., padahal Dia-lah yang memenuhi kebutuhan Anda. Bagaimana mungkin selain-Nya akan mampu mengubah sesuatu yang telah ditetapkan-Nya? Barang siapa yang tidak mampu memenuhi kebutuhan diri sendiri, maka bagaimana ia akan mampu memenuhi kebutuhan selainnya?"

Janganlah Anda berdoa dan memohon kepada selain Allah Swt., sebab hanya Dia-lah yang mampu memenuhi segala kebutuhan Anda. Janganlah Anda berdoa dan memohon kepada benda mati, seperti berhala dan sejenisnya, karena itu tidak akan mampu mengabulkannya, bahkan tidak mendengar ucapan yang Anda katakan. Jangan pula memohon dan berharap kepada manusia lainnya, karena mereka akan marah jikalau Anda terlalu sering meminta dan memberatkan mereka. Dan, jangan pula bergantung pada usaha Anda, seolah semua yang Anda dapatkan adalah berkat usaha Anda sendiri tanpa ada bantuan-Nya. Sebab, yang demikian ini adalah bentuk kesyirikan. Hanya Dia-lah yang mampu memenuhi semua kebutuhan Anda dan mengabulkan semua permintaan Anda.

Para makhluk-Nya tidak akan mampu mengubah sesuatu yang telah ditetapkan-Nya. Jikalau Dia menetapkan bahwa Anda tidak akan mendapatkan rezeki pada hari ini maka Anda tidak akan mendapatkannya, walaupun Anda meminta kepada orang lain yang kaya dan memiliki segudang harta. Jikalau Dia menetapkan bahwa Anda akan mendapatkan uang satu miliar hari ini, padahal menurut logika normal tidak mungkin, maka Anda akan mendapatkannya. Itu adalah ketetapan-Nya, yang tidak mungkin diganggu gugat oleh siapa pun.

Janganlah Anda berdoa dan memohon kepada sesuatu yang tidak mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Bagaimana mungkin Anda mau memohon kepada kayu atau berhala atau orang mati di kuburan, yang tidak mampu menyelamatkan diri sendiri dari azab yang sedang menimpa.

Orang yang lemah dan berada di bawah kekuasaan-Nya tidak akan mampu mengubah dan mengganggu gugat keputusan-Nya.

(sebelum, sesudah)


KITAB AL-HIKAM DAN PENJELASANNYA
Diterjemahkan dari Kitab Al-Hikam Karya Syekh Ibnu 'Athaillah as-Sakandari

Penyusun dan Penerjemah: D.A. Pakih Sati, Lc.
Editor: Rusdianto
Tata Sampul: Zizi
Tata Isi: Bambang
Pracetak: Wardi

Cetakan Pertama, September 2017

Penerbit: Noktah
Sampangan Gg. Perkutut No.325-B
Jl. Wonosari, Baturetno
Banguntapan Yogyakarta
Telp: (0274) 4353776, 081804374879
Fax: (0274) 4353776
E-mail: redaksi_divapress@yahoo.com, sekred.divapress@gmail.com
Blog: www.blogdivapress.com
Website: www.divapress-online.com

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team