|
|
77. TANDA SESEORANG TELAH TERTIPU
- "Bersedih ketika kehilangan kesempatan menjalankan
ketaatan, tanpa adanya usaha untuk bangkit dan
mengerjakannya kembali, merupakan salah satu tanda
seseorang telah tertipu."
Jikalau Anda tidak sempat atau kehilangan momen
menjalankan suatu ketaatan, kemudian Anda bersedih maka itu
adalah tanda kebaikan, bahkan Anda akan mendapatkan ganjaran
khusus dari Allah Swt. Hanya saja, jikalau Anda terus larut
dalam kesedihan, dan sama sekali tidak bangkit
mengerjakannya, maka itu adalah tanda Anda telah
tertipu.
Jikalau hari ini Anda melewatkan waktu berpuasa sunnah,
kemudian Anda hanya menyesal tanpa ada usaha memperbaiki di
kemudian hari, maka itu tidak ada manfaatnya sama sekali.
Poin yang paling penting dan perlu Anda kerjakan adalah
langsung bergerak dan beraksi memperbaiki keadaan, jangan
hanya menunggu dan bersedih.
Ibarat cita-cita, jikalau Anda hanya bisa mengkhayal dan
bermimpi maka itu sama sekali tidak akan mengubah keadaan.
Sama halnya ketika Anda bercita-cita untuk menjadi pengusaha
sukses, namun yang Anda kerjakan hanyalah tidur dan
bermimpi
Sesali momen ketaatan yang Anda lewatkan, tetapi jangan
larut dalam kesedihan. Segeralah beraksi memperbaiki keadaan
dengan menghempaskan segala kelalaian.
|
|
|
(sebelum, sesudah)
KITAB AL-HIKAM DAN PENJELASANNYA
Diterjemahkan dari Kitab Al-Hikam Karya Syekh
Ibnu 'Athaillah as-Sakandari
Penyusun dan Penerjemah: D.A. Pakih Sati, Lc.
Editor: Rusdianto
Tata Sampul: Zizi
Tata Isi: Bambang
Pracetak: Wardi
Cetakan Pertama, September 2017
Penerbit: Noktah
Sampangan Gg. Perkutut No.325-B
Jl. Wonosari, Baturetno
Banguntapan Yogyakarta
Telp: (0274) 4353776, 081804374879
Fax: (0274) 4353776
E-mail: redaksi_divapress@yahoo.com,
sekred.divapress@gmail.com
Blog: www.blogdivapress.com
Website: www.divapress-online.com
Indeks Islam |
Indeks Sufi | Indeks
Artikel | Tentang
Penulis
ISNET Homepage |
MEDIA Homepage | Program
Kerja | Koleksi |
Anggota
Please direct any suggestion to
Media
Team
|