97. MAKSIAT YANG LEBIH BAIK DARI
KETAATAN
- "Maksiat yang melahirkan kehinaan dan kefakiran
lebih baik daripada ketaatan yang melahirkan rasa bangga
dan sombong."
Seseorang yang melakukan maksiat, kemudian ia
menyesalinya, merasa dirinya hina di hadapan Allah Swt. dan
sangat membutuhkan pengampunan-Nya, itu jauh lebih dari
seseorang yang mengerjakan ketaatan, namun hanya melahirkan
rasa bangga dan kesombongan.
Jikalau Anda adalah seorang pendosa maka janganlah
cepatcepat putus asa. Sesali semua yang telah Anda
kerjakan di masa lalu, dan segeralah kembali
kepadaNya. Jikalau air mata Anda masih mengalir, itu
adalah tanda bahwa hati Anda masih ada harapan untuk
dihidupkan lagi, yang selama ini telah ditutupi oleh
debu-debu kemaksiatan.
Jikalau Anda adalah seseorang yang rajin beribadah dan
menjalankan berbagai ketaatan maka janganlah berbangga diri.
Itu adalah nikmat-Nya kepada Anda yang bisa diambil kapan
saja diinginkan-Nya. Ketaatan kepada-Nya adalah sebuah
kewajiban yang harus Anda jalankan sebagai hamba, dan sama
sekali tidak ada ruang untuk membanggakannya.
Hendaknya Anda senantiasa merendahkan diri di
hadapan-Nya, dan tunjukkan rasa kebutuhan Anda kepada-Nya.
Sebab, Dia adalah Dzat yang Maha Kuasa dan mampu melakukan
apa pun yang diinginkan-Nya.
|