112. BEBAS TERBATAS
- "Tidak setiap orang yang memperoleh kekhususan
dapat bebas dengan sempurna."
Ingatlah. Tidak semua orang yang mendapatkan kebahagiaan
dapat terbebas dari jerat-jerat kesyirikan. Tidak seorang
pun manusia di dunia ini yang sempurna. Bahkan, Rasulullah
Saw. juga pernah melakukan kesalahan, tetapi mendapat
teguran secara langsung dari Allah Swt. Hanya saja,
kesalahan yang beliau lakukan tidak berkaitan dengan
persoalan ketuhanan.
Cobalah Anda perhatikan orang-orang yang ada di
sekeliling Anda. Terkadang, Anda mendapati seseorang yang
dikaruniai kebahagiaan, kemudian Allah Swt. mengujinya
dengan harta dan sejenisnya sehingga keimanannya rusak dan
berpaling menyembah kepada selain-Nya. Setelah itu, ia
menyadari kesalahannya dan kembali kepada-Nya.
Ada juga sebagian manusia yang dikaruniai kebahagiaan
oleh Allah Swt., kemudian hidupnya diselimuti oleh perbuatan
maksiat, dosa, dan perbuatan-perbuatan keji lainnya,
sehingga hidupnya dipenuhi dengan kesengsaraan.
Intinya. Tidak ada kebahagiaan yang tidak disusupi oleh
penderitaan. Demikian juga sebaliknya, tidak ada
kesengsaraan yang tidak diikuti dengan kebahagiaan.
|