|
|
123. MEMINTA BALASAN AMALAN
- "Ketika Anda menginginkan balasan suatu amalan
maka Anda harus tulus dalam mengerjakannya. Bagi orang
yang ragu-ragu, cukuplah baginya keselamatan."
Ketika Anda mengerjakan suatu amal ibadah, kemudian
meminta balasannya kepada Allah Swt., maka lihatlah terlebih
dahulu ikhlas atau tidaknya amalan yang Anda kerjakan itu.
Jikalau Anda mengerjakan ibadah dengan ikhlas maka Anda
berhak mendapatkan sesuatu yang Anda tuntut. Sebaliknya,
bila Anda tidak ikhlas dalam menjalankan ibadah, maka itu
sebuah kesia-siaan.
Tidak jarang, amalan yang kita lakukan itu sama sekali
tidak ikhlas. Mengharapkan balasan dari amalan yang kita
kerjakan termasuk salah satu pertanda bahwa amalan kita
telah dirasuki unsur-unsur duniawi atau materi. Sehingga,
nilai keikhlasannya berkurang, bahkan lenyap sama
sekali.
Orang yang masih ragu-ragu untuk berbuat ikhlas dalam
beramal, maka keselamatan merupakan suatu hal yang penting
baginya. Seseorang yang berpikiran bahwa ibadah yang telah
dilakukan pantas dimintai balasannya, sadarlah bahwa hal
tersebut tergolong sikap yang kurang ajar kepada Allah
Swt.
|
|
|
(sebelum, sesudah)
KITAB AL-HIKAM DAN PENJELASANNYA
Diterjemahkan dari Kitab Al-Hikam Karya Syekh
Ibnu 'Athaillah as-Sakandari
Penyusun dan Penerjemah: D.A. Pakih Sati, Lc.
Editor: Rusdianto
Tata Sampul: Zizi
Tata Isi: Bambang
Pracetak: Wardi
Cetakan Pertama, September 2017
Penerbit: Noktah
Sampangan Gg. Perkutut No.325-B
Jl. Wonosari, Baturetno
Banguntapan Yogyakarta
Telp: (0274) 4353776, 081804374879
Fax: (0274) 4353776
E-mail: redaksi_divapress@yahoo.com,
sekred.divapress@gmail.com
Blog: www.blogdivapress.com
Website: www.divapress-online.com
Indeks Islam |
Indeks Sufi | Indeks
Artikel | Tentang
Penulis
ISNET Homepage |
MEDIA Homepage | Program
Kerja | Koleksi |
Anggota
Please direct any suggestion to
Media
Team
|