|
|
191. SIKAP SALIK SAAT MENDAPATKAN
KARUNIA
- Tidak selayaknya seorang salik mengungkapkan
karunia-karunia yang telah diterima. Sebab, hal itu akan
mengurangi amalan hati dan menghalangi sikap jujur kepada
Tuhannya.
Tidak selayaknya seorang salik yang belum mencapai
tingkatan makrifat untuk mengungkapkan berbagai karunia dan
ujian yang diterima. Sebab, hal itu akan mengurangi pengaruh
amalannya di dalam hati dan sama sekali tidak menunjukkan
ketulusannya dalam beribadah.
Jikalau Anda selalu menggembar-gemborkan sesuatu yang
Anda terima dari-Nya, maka Anda sama sekali tidak akan
merasakan pengaruhnya, bahkan Anda akan kehilangannya.
Ibarat orang yang berobat. Jikalau ia ingin sembuh maka
harus bersabar menahan pahitnya obat. Jikalau ia tidak sabar
menghadapinya, dan selalu membicarakannya ke sana dan
kemari, maka penyakitnya tidak akan pernah sembuh. Namun,
jikalau ia sabar dan menikmati sesuatu yang dialami saat
ini, maka kesembuhan akan segera menghampirinya. Begitu juga
halnya dengan orang yang baru atau sedang berjalan menuju
makrifat.
Jikalau Anda tulus dalam beribadah kepada Allah Swt. maka
Anda tidak akan mengumbar semua itu sebelum waktunya.
Jikalau Anda melakukannya maka bisa jadi akan timbul fitnah.
Nah, inilah yang harus diingat baik-baik!!
|
|
|
(sebelum, sesudah)
KITAB AL-HIKAM DAN PENJELASANNYA
Diterjemahkan dari Kitab Al-Hikam Karya Syekh
Ibnu 'Athaillah as-Sakandari
Penyusun dan Penerjemah: D.A. Pakih Sati, Lc.
Editor: Rusdianto
Tata Sampul: Zizi
Tata Isi: Bambang
Pracetak: Wardi
Cetakan Pertama, September 2017
Penerbit: Noktah
Sampangan Gg. Perkutut No.325-B
Jl. Wonosari, Baturetno
Banguntapan Yogyakarta
Telp: (0274) 4353776, 081804374879
Fax: (0274) 4353776
E-mail: redaksi_divapress@yahoo.com,
sekred.divapress@gmail.com
Blog: www.blogdivapress.com
Website: www.divapress-online.com
Indeks Islam |
Indeks Sufi | Indeks
Artikel | Tentang
Penulis
ISNET Homepage |
MEDIA Homepage | Program
Kerja | Koleksi |
Anggota
Please direct any suggestion to
Media
Team
|