|
|
210. MANFAATKANLAH WAKTU DENGAN
SEBAIK-BAIKNYA
- Hak-hak yang dikerjakan dalam berbagai waktu
masih dapat ditunaikan di lain waktu. Akan tetapi,
hak-hak waktu itu sendiri tidak mungkin ditunda pada
waktu yang lain. Tidaklah suatu waktu menghampiri,
kecuali Allah Swt. memiliki hak baru dan perkara yang
agung terhadap diri Anda. Maka bagaimana mungkin engkau
menunaikan hak selain-Nya pada waktu itu, namun tidak
menunaikan hak-Nya?"
Allah Swt. menetapkan berbagai kewajiban kepada Anda
dengan waktu-waktu yang sudah ditentukan. Jikalau Anda tidak
sempat mengerjakannya maka Anda bisa menggantinya pada waktu
yang lain. Misalnya, Anda seorang perempuan. Kemudian, Anda
mengalami haid pada bulan Ramadhan sehingga tidak bisa
berpuasa selama beberapa hari. Maka, Allah Swt. memberikan
kemudahan kepada Anda. Sehingga, Anda bisa mengerjakannya
pada waktu-waktu lainnya di luar bulan Ramadhan. Itulah
kemudahan dari Allah Swt. yang harus Anda syukuri. Dan,
masih banyak lagi ibadah sejenisnya yang bisa Anda
qadha.
Namun, perlu Anda ingat bahwa Anda tidak akan pernah
mampu meng-qadha waktu itu sendiri. Waktu yang telah
berlalu tidak akan pernah kembali lagi. Baik Anda beramal di
dalamnya maupun tidak, maka waktu akan tetap meninggalkan
Anda.
Setiap detik yang Anda lalui, Allah Swt. menetapkan
kewajiban baru kepada Anda, terutama kewajiban bersyukur.
Bukankah Dia masih memberikan kepada Anda nikmat kehidupan?
Sehingga, Anda masih bisa bekerja dan berangan-angan.
Kalau saja pada detik itu Anda ditakdirkan meninggal,
maka Anda tidak akan pernah mampu menundanya. Intinya,
manfaatkanlah waktu yang diberikan oleh Allah Swt. kepada
Anda dengan sebaik-baiknya. Isilah waktu tersebut dengan
ketaatan, dan jauhilah segala kemaksiatan.
Kadang kala, Anda justru mendahulukan kepentingan makhluk
daripada kepentingan-Nya. Misalnya, ketika adzan
berkumandang, dan pada saat bersamaan Anda sedang menghadapi
klien bisnis atau tamu penting lainnya, maka Anda
mendahulukannya daripada menjawab seruan-Nya. Ini adalah
bentuk kelalaian besar. Bagaimana mungkin Anda melalaikan
hak-Nya yang memberikan Anda waktu dan kehidupan, demi
kepentingan makhluk yang juga berada di bawah kuasa-Nya dan
bisa dihancurkan-Nya kapan saja?
Renungkanlah!!
|
|
|
(sebelum, sesudah)
KITAB AL-HIKAM DAN PENJELASANNYA
Diterjemahkan dari Kitab Al-Hikam Karya Syekh
Ibnu 'Athaillah as-Sakandari
Penyusun dan Penerjemah: D.A. Pakih Sati, Lc.
Editor: Rusdianto
Tata Sampul: Zizi
Tata Isi: Bambang
Pracetak: Wardi
Cetakan Pertama, September 2017
Penerbit: Noktah
Sampangan Gg. Perkutut No.325-B
Jl. Wonosari, Baturetno
Banguntapan Yogyakarta
Telp: (0274) 4353776, 081804374879
Fax: (0274) 4353776
E-mail: redaksi_divapress@yahoo.com,
sekred.divapress@gmail.com
Blog: www.blogdivapress.com
Website: www.divapress-online.com
Indeks Islam |
Indeks Sufi | Indeks
Artikel | Tentang
Penulis
ISNET Homepage |
MEDIA Homepage | Program
Kerja | Koleksi |
Anggota
Please direct any suggestion to
Media
Team
|