222. JANGAN MEMBANGGAKAN SESUATU YANG
KOSONG
- Janganlah Anda membanggakan karunia yang
tidak jelas hasilnya. Tujuan awan bukanlah hujan, akan
tetapi tujuannya adalah tumbuhnya
bebuahan.
Jikalau Anda merasa khusyuk dalam beribadah, namun
hasilnya tidak kelihatan sedikit pun dalam diri dan
kehidupan Anda sehari-hari, maka itu sama sekali tidak ada
artinya. Apalah arti ibadah yang khusyuk jikalau Anda masih
mencuri, mencela orang lain, berjudi, berzina, dan lain
sebagainya.
Kekhusyukan yang hakiki adalah yang mampu membuat Anda
merasakan lezatnya ibadah. Kemudian, Anda merasakan efeknya
dalam kehidupan sehari-hari, yaitu perubahan akhlak yang
fundamental. Jikalau selama ini Anda suka menghina orang
lain maka Anda akan meninggalkannya dan merasa sangat
berdosa jikalau tanpa sengaja masih melakukannya.
Ibarat hujan. Ketika Anda memperhatikan awan maka
ketahuilah bahwa keberadaannya bukanlah bertujuan
semata-mata untuk turun hujan. Lebih dari itu, hujan
bertujuan agar tumbuh-tumbuhan mendapatkan asupan nutrisi
sehingga bisa mengeluarkan buah-buahan akan dinikmati oleh
manusia.
Begitu juga halnya dengan khusyuk dalam beribadah.
Khusyuk bukanlah tujuan, walaupun memang dibutuhkan dalam
ibadah. Namun, poin paling penting adalah buahnya, yaitu
akhlak yang baik.
|