228. HUBUNGAN ANTARA SENANG DAN
SEDIH
- Jikalau sesuatu yang membuatmu senang
berkurang maka akan berkurang pula sesuatu yang membuatmu
sedih."
Mungkin, Anda adalah orang yang bisa bahagia dengan
adanya harta, hura-hura, anak-anak, keluarga, dan lain
sebagainya. Namun, hal itu sama sekali tidak akan
mendekatkan Anda kepada Allah Swt. Jikalau Anda suatu hari
kehilangan salah satu di antaranya, maka ketahuilah bahwa
Anda akan bersedih.
Misalnya, Anda memiliki mobil Ferrari, dan Anda merasa
senang karena memilikinya. Sebelum Anda menikmatinya terlalu
jauh, maka ketahuilah terlebih dahulu bahwa Anda harus
bersiapsiap menghadapi kesedihan jikalau suatu hari
mobil tersebut rusak atau hilang. Besarnya kebahagiaan yang
Anda dapatkan dari mobil itu sebesar itu juga kadar
kesedihan yang akan diberikannya kepada Anda.
Ingatlah, tidak ada satu pun yang abadi di dunia ini.
Kalaupun Anda kaya maka kekayaan yang Anda miliki itu
hanyalah semu. Bahagia karena kekayaan adalah kebahagiaan
yang semu. Sedangkan kebahagiaan yang hakiki berada dalam
kebersamaan Anda dengan Allah Swt.
Janganlah mencintai sesuatu yang justru akan membuat Anda
bersedih ketika kehilangannya. Cintailah sesuatu itu
sekadarnya saja, dan jangan berlebihan. Sebab, sesuatu itu
akan hilang dan binasa seiring berjalannya waktu. Semua
harta dan kemewahan itu tidak terlarang, namun gunakanlah
semua itu sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah
Swt.
|