|
|
236. CELAAN MANUSIA DAN PENGETAHUAN ALLAH
SWT.
- Jikalau Anda merasa sakit ketika orang-orang
berpaling atau mencaci Anda, maka serahkanlah diri Anda
semuanya kepada ilmu Allah Swt. Jikalau ilmu-Nya tidak
membuat Anda puas maka musibah yang Anda hadapi
(ketidakpuasan Anda terhadap ilmu-Nya) lebih parah dari
musibah cacian manusia terhadap Anda.
Ketika orang-orang tidak menghargai Anda dan berpaling
ketika bertemu dengan Anda, maka janganlah Anda merasa sakit
hati. Serahkan semuanya kepada Allah Swt. Dia Maha
Mengetahui semua yang terbaik buat Anda. Begitu juga jikalau
mereka mencaci Anda. Jangan takut dan jangan bersedih. Semua
itu berada dalam skenario-Nya. Jalani saja sebaik-baiknya.
Barangkali, ada hikmah terbaik yang akan Anda dapatkan di
balik semua itu.
Pujian manusia dan hinaan mereka tidak akan membuat Anda
hina di hadapan-Nya, selama Anda konsisten menjalankan
perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Secara lahir,
tindakan mereka itu memang menyakitkan. Bagaimana tidak,
ketika Anda bertemu dengan mereka, maka mereka memalingkan
muka dari Anda. Ketika Anda mengungkapkan sesuatu kepada
mereka maka mereka justru mencela Anda. Tetapi, bersabarlah.
Serahkan semuanya kepada ketentuan dan ilmu-Nya.
Jikalau Anda ditetapkan bahagia di Lauh Mahfuzh maka
tidak akan ada yang mampu menjatuhkan Anda, walaupun semua
orang menghina Anda. Sebaliknya, jikalau Anda di tetapkan
sengsara di Lauh Mahfuzh maka tidak akan ada seorang pun
yang mampu membahagiakan Anda, walaupun semua orang memuji
Anda.
Namun, jikalau Anda tidak merasa tenang dengan ketentuan
dan ilmu-Nya, maka Anda telah mendapatkan musibah yang
paling besar, bahkan lebih besar dari semua cacian dan
hinaan yang Anda terima. Bagaimana tidak, musibah pertama
yang Anda terima hanyalah berkaitan dengan dunia. Sedangkan
musibah kedua adalah musibah yang berkaitan dengan agama.
Anda telah melecehkan dan meremehkan ilmu-Nya; padahal Allah
Swt. adalah Pengendali segala kejadian di dunia ini.
Bagaimanapun, musibah agama lebih bahaya daripada musibah
dunia. Sadarilah dan renungkanlah!!
|
|
|
(sebelum, sesudah)
KITAB AL-HIKAM DAN PENJELASANNYA
Diterjemahkan dari Kitab Al-Hikam Karya Syekh
Ibnu 'Athaillah as-Sakandari
Penyusun dan Penerjemah: D.A. Pakih Sati, Lc.
Editor: Rusdianto
Tata Sampul: Zizi
Tata Isi: Bambang
Pracetak: Wardi
Cetakan Pertama, September 2017
Penerbit: Noktah
Sampangan Gg. Perkutut No.325-B
Jl. Wonosari, Baturetno
Banguntapan Yogyakarta
Telp: (0274) 4353776, 081804374879
Fax: (0274) 4353776
E-mail: redaksi_divapress@yahoo.com,
sekred.divapress@gmail.com
Blog: www.blogdivapress.com
Website: www.divapress-online.com
Indeks Islam |
Indeks Sufi | Indeks
Artikel | Tentang
Penulis
ISNET Homepage |
MEDIA Homepage | Program
Kerja | Koleksi |
Anggota
Please direct any suggestion to
Media
Team
|