Koleksi Artikel Ahmeed Deedat

ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

HUKUM KE-EKSTRIMISAN (SIFAT YANG SALAH?)

Ekstrimisme (Yang Dikutuk)

Kita sekarang akan mengizinkan Roh Kebenaran untuk menempatkan Hantu dari orang Yahudi dan ekstrimis Kristen, dan membuat catatan tegas sehubungan dengan perbedaan mereka tentang Mesias. Orang-orang Yahudi berkata bahwa Yesus adalah anak tidak sah dari Maryam karena ia tidak dapat menunjukkan seorang ayah. Orang-orang Kristen dengan alasan yang sama membuatnya menjadi Tuhan dan anak keturunan Tuhan. Hanya cukup satu ayat saja untuk menolak kebohongan ini:

"Wahai Ahli kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al-Masih, 'Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan, '(Tuhan itu) tiga ; berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) Lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai pemelihara." (QS. An-Nisaa: 171 )


Catatan 657/6 untuk ayat di atas:

Seperti seorang pelayan yang bodoh yang bisa berbuat salah karena semangat berlebihan terhadap tuannya, dalam agama, sifat berlebihan dari umatnya dapat membawa mereka kepada fitnah atau sebuah semangat yang sangat bertentangan dengan agama.

Sifat berlebihan orang-orang Yahudi terhadap keformalan, rasialisme, eksklusivitas, dan penolakan terhadap Yesus Kristus telah dicela pada banyak tempat dalam Kitab Suci Al-Qur'an.

Di sini sikap orang Kristen disalahkan, yang mengangkat Yesus menjadi sama dengan Tuhan; dalam beberapa kasus memuliakan Maryam bahkan hampir memujanya; mempertalikan sebagai anak fisik Tuhan; dan membuat-buat doktrin trinitas, bertentangan dengan semua alasan, yang sesuai dengan kepercayaan Athanasian, jika seorang manusia tidak percaya, dia akan dihukum ke neraka selamanya."

Atribut-atribut Yesus akan disebut di sini:

  1. Bahwa Ia anak dari seorang wanita, Maryam, dan karena itu seorang manusia.
  2. Tetapi ia adalah seorang Nabi, seseorang dengan misi dari Tuhan, dan karenanya diberi sebutan untuk dihormati.
  3. Ada sebuah kata yang dilimpahkan kepada Maryam, karena ia diciptakan dengan Firman Tuhan "Kun (jadilah)!" dan jadilah Ia. (QS. Ali Imran: 59).
  4. Sebuah roh yang didapat dari Tuhan, tetapi bukan Tuhan: hidup dan misinya lebih terbatas dari pada kasus beberapa nabi lainnya, walaupun begitu kita harus memberikan penghormatan yang sama terhadapnya sebagai utusan Tuhan.

"Doktrin-doktrin trinitas, penyamaan dengan Tuhan, dan hubungan anak, semua itu disangkal sebagai pemfitnah-an. Tuhan bebas terhadap semua keinginannya dan tidak membutuhkan anak untuk mengatur urusan-Nya." (Abdullah Yusuf Ali)


Tidak Ada Yang Berasal Dari Dirinya Sendiri

Anda memberi Roh Kebenaran (Muhammad Shal-lallahu Alaihi wa sallam) ini terlalu banyak pujian ketika Anda menyatakan tanpa bukti bahwa Ia menulis ayat-ayat terdahulu dan lebih jauh menulis lebih dari 6000 ayat di luar ayat-ayat Kitab Suci Al-Qur'an.

Ia terus menyerukan kepada kita dalam kitab-Nya, bahwa ini bukanlah hasil karyanya -"Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)." (QS. An-Najm: 4 ). Tepat seperti yang diramalkan oleh Yesus:

"... sebab Ia tidak akan berkata-kata dari dirinya sendiri; tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya .... " (Injil - Yohanes 16: 13).

"Trilemma" Orang Kristen

Semua penyaksian dan pemujaan oleh "Penghibur yang lain" ini tidak menentramkan umat Kristen. Karena Muhammad tidak menjadi kaki tangan bagi tuduhan mereka. Bagi mereka pemujaan berarti mendewakan Yesus - membuatnya menjadi Tuhan. Daripada memecahkan "dilemma" mereka. Apakah Yesus "mati" pada tiang salib sebagai seorang manusia, atau sebagai Tuhan? Mereka sekarang menemukan trilemma. Sebuah kata yang tidak dapat ditemukan dalam kamus manapun di dunia.

Josh McDowell, seorang wakil Crusade untuk "Campus Crusade for Christ International", dalam bukunya Evidence that Demands a Verdict menemukan sebuah masalah yang menjadi pertanyaan dari pemikiran barunya (oleh "Roh Kudus"? ) untuk Bab 7 -"Trilemma - Lord, Liar or Lunatic?" Anda dapat menebaknya! Ada tiga "L". Dia ingin pembacanya menjawab apakah Yesus Kristus adalah Lord (Tuhan), atau ia seorang Liar (pendusta), atau seorang Lunatic (gila)? Sangat berbakat, anda akan setuju!

Seorang Muslim tidak dapat mengatakan bahwa Yesus Kristus adalah seorang pendusta atau gila: lalu apa? Hal ini lebih dari dilemma! Ini adalah fitnah tingkat tinggi. Tetapi dia dibutakan oleh pendapat yang terbentuk sebelumnya. Roger Bacon, seorang filosof yang lahir terlalu dini, dengan tegas berkata, "Mudah bagi seorang manusia untuk membakar habis rumahnya daripada membuang prasangkanya."

Kebijaksanaan Dari Kecil

Mengatakan kepada seseorang bahwa Ia adalah Tuhan, anak "keturunan" Tuhan, atau bahwa ayahnya adalah Tuhan; bukanlah sebuah penghormatan melainkan sebuah penghinaan. Petani Perancis mengerti perbedaan ini lebih baik daripada jutaan sarjana Kristen terpelajar saat ini.

Sudah terkenal luas bahwa Raja Perancis Louis XV adalah seorang yang sangat bejat. Tidak seorang wanita pun selamat dari penyelewengan asusilanya. Sesudah kematiannya, ketika anaknya telah bertahta, terdapat sebuah isu yang menyebar di sekitar Paris bahwa ada kembaran yang sangat mirip dengan raja muda tersebut terlihat berjalan mondar-mandir di sekitar ibu kota. Sang Raja secara alamiah bangkit minatnya untuk mengetahui kembarannya. Tidak butuh waktu lama bagi orang-orang kerajaan untuk membawa orang dusun dari daerah pedalaman tersebut kehadapannya. Raja sangat heran dengan kesangatmiripan terhadapnya dan terhadap almarhum ayahnya. Dia penasaran untuk menyelidiki lebih jauh petani miskin tersebut. Dengan sopan dia bertanya, "Pernahkah ibumu mengunjungi Paris selama pemerintahan ayah saya?" "Tidak!", orang dusun tersebut menjawab. "Tetapi Ayah saya telah melakukannya!" Ini adalah perkataan yang mematikan bagi Raja, tetapi dia tidak menanyakannya!

Janganlah Terlalu Ekstrim

Kebencian kaum Yahudi yang membuat mereka memfitnah Yesus dan ibunya adalah buruk, dan kefanatikan umat Kristen terhadap Yesus juga buruk. Muhammad SAW utusan Allah menghukum kedua tindakan berlebihan ini, dan mengangkat Yesus kepada statusnya yang benar, sebagai Mesias, Nabi yang Agung dan Pembaharu.

Cintailah dia, hormatilah dia, pujilah dia, ikutilah dia; tetapi jangan sembah dia! Karena penyembahan hanya ditujukan untuk Tuhan saja, Bapa di surga: Allah!

Ini adalah pemujaan yang benar - karena, "Ia akan memuliakan aku!" (Injil - Yohanes 16: 14).

Berdasarkan sejarah, moral dan kenabian, Muhammad utusan Allah yang terakhir dan penghabisan, "Roh Kebenaran" adalah satu-satunya orang yang membimbing manusia kepada seluruh kebenaran. Dia adalah "Pengganti alamiah Yesus" yang sebenarnya.

Kami nanti pertanyaan, komentar dan kritik yang lebih jauh dari Anda. Jangan hanya duduk di sana, demi Allah, lakukan sekarang!

KESIMPULAN

Pembaca, Anda mungkin pernah mendengar nasihat bahwa beberapa penyeru Kristen mungkin memikat Anda dari penjelasan Anda pada halaman-halaman sebelumnya, dengan membayang-bayangkan di hadapan Anda pengalaman "Pentecostal".

Pantekosta adalah sebuah hari perayaan bangsa Yahudi, dirayakan pada hari ke 15 sesudah permulaan panen jagung. Orang-orang Yahudi berkumpul di Yerusalem dari seluruh penjuru untuk berpesta. Petrus dengan "sebelas" (pengikutnya), bersama-sama dengan yang lainnya berada di dalam satu tempat, ketika tiba-tiba mereka mendengar bunyi gemuruh angin topan yang kuat di langit di atas mereka di mana mereka duduk. Ini menggemparkan orang-orang dan mereka mulai "berbicara", dalam dialek dan bahasa yang asing bagi mereka sendiri. Beberapa dari mereka heran sementara yang lainnya mengolok-olok, berkata, "Mereka mabuk, itu saja!" Hal tersebut mengingatkan mereka pada "celoteh" pada Bibel ( Injil - Kejadian 11: 9)

Para misionaris Kristen berpendapat bahwa itu adalah pemenuhan apa yang diramalkan Yesus dalam Yohanes pasal 14, 15 dan 16. Mengherankan seperti sewaktu keseluruhan drama bersuara, Petrus, Satu-satunya, Yang telah ditunjuk Tuhan untuk "gembalakanlah domba-dombaKu... gembalakanlah domba-dombaKu" (Injil - Yohanes 21: 15-16), bangkit untuk membela murid-muridnya, sambil berkata, "Orang-orang ini tidak mabuk! Terlalu dini untuk itu! Orang-orang tidak akan mabuk begitu cepat di pagi hari!"

"Tetapi itulah yang difirmankan Allah dengan perantaraan Nabi Yoel ... " (Injil - Kisah Para Rasul 2: 16)

Pantekosta adalah pemenuhan ramalan Nabi Yoel dan bukan ramalan dari Yesus. Umat Kristen percaya bahwa Petrus diilhami untuk mencatat hal yang sama. Keduanya dengan jelas digelitik oleh Roh Kudus! Tak ada sebuah kata pun dicatat di mana saja sebagaimana apa yang dinyatakan oleh nabi-nabi Kristus ini pada hari Pantekosta, namun sebagai Penghibur, dia membimbing manusa "ke dalam seluruh kebenaran!" Sekali lagi membuktikan bahwa Penghibur bukanlah Roh Kudus!

(sebelum, sesudah)


The Choice Islam and Christianity
Judul edisi Indonesia: Dialog Islam Kristen
Pengarang: Ahmeed Deedat
Penerbit: Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Cetakan I: Juni 1999, Cetakan II: September 1999 (Revisi)
(Versi online dilakukan oleh jrm@detik.com September 2000)


ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Dirancang oleh MEDIA, 1997-2000.
Hak cipta © dicadangkan.