|
|
20. MEMINTA YANG TIDAK SEHARUSNYA
- "Janganlah Anda meminta kepada Allah Swt. untuk
dikeluarkan dari suatu keadaan, dan ditempatkan dalam
keadaan lainnya. Jikalau Allah Swt. menginginkannya maka
Dia akan menempatkanmu tanpa harus
mengeluarkanmu."
Janganlah Anda meminta kepada Allah Swt. agar dikeluarkan
dari suatu keadaan yang sebenarnya tidak dilarang dalam
Syara' menuju keadaan yang lebih baik. Misalnya, dalam
tasawuf kita mengenal beberapa tingkatan dalam usaha menuju
maqam tertinggi. Dimulai dari sabar, syukur, taubat,
tawakkal, dan lain sebagainya. Jikalau Anda berada di maqam
sabar maka janganlah meminta untuk dikeluarkan dari sifat
sabar dan menduduki sifat syukur.
Jikalau Anda menginginkan maka Anda tidak harus
meninggalkan sifat sebelumnya. Antara sabar dan syukur itu
bisa digabungkan, dan keduanya sama sekali tidak
kontradiksi. Dan, Allah Swt. mampu menempatkan Anda di kedua
posisi tersebut, tanpa ada masalah sedikit pun. Bahkan, Dia
bisa menempatkan Anda di semua posisi tersebut tanpa harus
meninggalkan salah satunya.
Keadaan yang baik harus disyukuri. Janganlah meminta
sesuatu yang lebih tinggi dengan meninggalkan keadaan yang
sekarang Anda jalani.
|
|
|
(sebelum, sesudah)
KITAB AL-HIKAM DAN PENJELASANNYA
Diterjemahkan dari Kitab Al-Hikam Karya Syekh
Ibnu 'Athaillah as-Sakandari
Penyusun dan Penerjemah: D.A. Pakih Sati, Lc.
Editor: Rusdianto
Tata Sampul: Zizi
Tata Isi: Bambang
Pracetak: Wardi
Cetakan Pertama, September 2017
Penerbit: Noktah
Sampangan Gg. Perkutut No.325-B
Jl. Wonosari, Baturetno
Banguntapan Yogyakarta
Telp: (0274) 4353776, 081804374879
Fax: (0274) 4353776
E-mail: redaksi_divapress@yahoo.com,
sekred.divapress@gmail.com
Blog: www.blogdivapress.com
Website: www.divapress-online.com
Indeks Islam |
Indeks Sufi | Indeks
Artikel | Tentang
Penulis
ISNET Homepage |
MEDIA Homepage | Program
Kerja | Koleksi |
Anggota
Please direct any suggestion to
Media
Team
|