39. ALLAH SWT. MAHA ESA
- "Allah Swt. itu ada, dan tidak ada sesuatu pun
yang bersama-Nya. Dia berada dalam keadaan yang sama
dengan sebelumnya."
Allah Swt. itu ada, dan tidak ada yang meragukan masalah
ini sedikit pun. Bahkan, orang kafir dan musyrik pun, mereka
mengakui adanya Tuhan yang menguasai alam semesta. Sedangkan
orang-orang Ateis tidak mempercayai-Nya di mulut saja,
sedangkan hati mereka meyakini-Nya dan mempercayai
keberadaan-Nya.
Dia adalah Dzat yang Maha Esa. Dia berdiri sendiri. Tidak
beranak dan tidak pula diperanakkan. Ini jelas bertentangan
dengan kepercayaan orang-orang Nasrani, yang mengatakan
bahwa Tuhan itu adalah tiga di dalam satu: Tuhan Bapak,
Tuhan Ibu, dan Tuhan Anak. Selain tidak sesuai dengan
tuntunan syariat, kepercayaan ini juga bertentangan dengan
logika sehat.
Bagaimana bisa ada tiga pemimpin dalam suatu kerajaan
atau negara? Dalam negara, hanya boleh ada satu pimpinan.
Jikalau tidak maka sebuah negara akan kacau-balau.
Semenjak dahulu hingga kapan pun, keberadaan Allah Swt.
tidak akan pernah berubah. Keadaan-Nya akan tetap
selama-lamanya. Dia akan tetap menjadi Penguasa dan Maha
Raja di semesta ini. Segala sesuatu selain-Nya adalah
makhluk yang harus tunduk dan patuh kepada-Nya. Dia adalah
Dzat yang Maha Esa.
|