59. CAHAYA, MATA HATI, DAN HATI
- "Cahaya sebagai pembuka rahasia, mata hati sebagai
pemberi penilaian, sedangkan hati yang akan menerima atau
menolaknya."
Cahaya yang diberikan oleh Allah Swt. kepada hati
orang-orang yang beriman mampu menyingkap berbagai hakikat
rahasia yang ada di alam semesta ini. Ketika ada suatu
kejadian yang tabu di mata manusia maka cahaya tersebut
mampu mengungkap hikmah yang ada di baliknya. Dan, itu hanya
bisa dimiliki oleh orang-orang yang bersih hatinya.
Mata hati mampu menilai sesuatu sesuai dengan kadar yang
sebenarnya. Jikalau sesuatu itu benar maka mata hati akan
mengatakan benar. Sebaliknya, Jikalau sesuatu itu salah maka
mata hati akan mengatakannya salah. Mata hati tidak pernah
berdusta. Jikalau Anda ragu atau bimbang melakukan sesuatu
maka tanyalah kepada mata hati Anda. Ia akan menjawabnya
dengan jujur dan tidak akan pernah berbohong.
Sedangkan hati selalu mengalami fluktuasi. Terkadang
tajam dan kadang kala tumpul. Hati yang sedang bercahaya
bisa menyingkap hikmah dan rahasia yang ada di balik
sesuatu. Cara agar hati bercahaya adalah diasah dengan
ketaatan dan amal-amal shalih
Jikalau hati sedang gelap maka tidak ada sesuatu pun
rahasia yang bisa ditangkapnya. Hati yang gelap merupakan
efek dari perbuatan maksiat dan dosa. Semakin tebal debu
maksiat maka hati akan semakin tertutup dari cahaya Allah
Swt.
|