|
|
60. KETAATAN MERUPAKAN KARUNIA ALLAH
SWT.
- "Janganlah Anda bahagia karena bisa melakukan
ketaatan. Tetapi, berbahagialah atas dasar ketaatan
sebagai karunia dari Allah Swt. untuk Anda. Katakanlah
dengan karunia-Nya dan rahmat-Nya maka hendaklah kalian
berbahagia. Itu lebih baik daripada sesuatu yang mereka
kumpulkan."
Janganlah Anda merasa senang karena telah melakukan
ketaatan yang merupakan sumber kebahagiaan hakiki. Ini
merupakan egoisme dan sikap merasa hebat. Semua yang Anda
lakukan itu adalah atas kehendak-Nya.
Oleh karena itu, berbahagialah karena Dia telah
memberikan Anda nikmat ketaatan. Sehingga, Anda bisa
mengerjakan shalat, berpuasa, mengeluarkan zakat, menunaikan
haji, dan lain sebagainya. Jikalau bukan karena karunia-Nya
maka Anda tidak akan bisa melakukan semua itu.
Sebagai hamba, seharusnya kita melihat-Nya dalam segala
perbuatan yang kita lakukan, bukan melihat kepada diri
sendiri. Seseorang yang tidak meniadakan keberadaan-Nya maka
ia akan merasa hina dan kecil, serta tidak mampu melakukan
apa pun. Sedangkan jikalau seseorang melihat kepada diri
sendiri maka ia akan congkak dan sombong. Kita merasa
seolah-olah semua ketaatan itu adalah jerih payah sendiri,
tidak ada intervensi siapa pun. Ini adalah sebuah kesalahan
besar dan harus dibuang sejauh-jauhnya.
|
|
|
(sebelum, sesudah)
KITAB AL-HIKAM DAN PENJELASANNYA
Diterjemahkan dari Kitab Al-Hikam Karya Syekh
Ibnu 'Athaillah as-Sakandari
Penyusun dan Penerjemah: D.A. Pakih Sati, Lc.
Editor: Rusdianto
Tata Sampul: Zizi
Tata Isi: Bambang
Pracetak: Wardi
Cetakan Pertama, September 2017
Penerbit: Noktah
Sampangan Gg. Perkutut No.325-B
Jl. Wonosari, Baturetno
Banguntapan Yogyakarta
Telp: (0274) 4353776, 081804374879
Fax: (0274) 4353776
E-mail: redaksi_divapress@yahoo.com,
sekred.divapress@gmail.com
Blog: www.blogdivapress.com
Website: www.divapress-online.com
Indeks Islam |
Indeks Sufi | Indeks
Artikel | Tentang
Penulis
ISNET Homepage |
MEDIA Homepage | Program
Kerja | Koleksi |
Anggota
Please direct any suggestion to
Media
Team
|