Al-Hikam dan Penjelasannya

Syekh Ibnu 'Athaillah as Sakandari

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis


ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

68. NIKMAT TERBESAR

"Jikalau engkau melihat seorang hamba yang ditempatkan oleh Allah Swt. pada posisi yang membuatnya mampu menjalankan berbagai wirid secara kontinu dan terus-menerus mendapatkan batuan-Nya, maka janganlah engkau merendahkan sesuatu yang diberikan Tuhan kepadanya, hanya karena engkau tidak melihat pada dirinya ciri orang-orang yang arif dan cahaya para pencinta. Jikalau bukan karena karunia-Nya maka tentu tidak akan ada wirid."

Jikalau Anda melihat seorang hamba Allah Swt. yang selalu menjalankan wirid kepada-Nya, maka ketahuilah bahwa itu adalah karunia-Nya yang diberikan kepada para hamba-Nya yang dicintai-Nya.

Jangan Anda menyangka bahwa orang yang berhak mendapatkan karunia-Nya itu terpancar dari ciri-ciri fisik belaka. Tidak, sekali lagi tidak. Orang yang bijaksana tidak harus tampak dari raut mukanya. Orang yang mencintai-Nya tidak harus tampak dari cahaya wajahnya, walaupun sebagian besar tandanya memang seperti itu.

Jikalau Anda Jikalau seorang hamba diberikan kesempatan oleh Allah Swt. untuk selalu berdzikir dan mengingat-Nya, maka itu adalah karunia besar yang tidak bisa dibandingkan dengan apa pun yang ada di dunia ini. Efek yang akan ditimbulkannya adalah ketenangan hati dan ketenteraman jiwa. Dan, ini sama sekali tidak bisa dibeli dengan apa pun.

Berapa banyak Anda melihat orang-orang yang tidak mendapatkan kesempatan mengingat-Nya? Pikiran mereka selalu berseliweran dalam urusan-urusan dunia saja; rumah mewah, wanita, mobil mewah, dan lain sebagainya. Hanya itu yang menjadi pusat perhatian mereka. Coba lihatlah di sekeliling Anda. Berapa banyak orang kaya yang hidup sengsara; padahal mereka memiliki semua materi yang diinginkan.

Jadi, kemampuan menjalankan wirid adalah sebuah anugerah besar. Banyak orang yang menginginkan dan merindukannya, namun hanya sedikit yang berhasil mendapatkannya.

(sebelum, sesudah)


KITAB AL-HIKAM DAN PENJELASANNYA
Diterjemahkan dari Kitab Al-Hikam Karya Syekh Ibnu 'Athaillah as-Sakandari

Penyusun dan Penerjemah: D.A. Pakih Sati, Lc.
Editor: Rusdianto
Tata Sampul: Zizi
Tata Isi: Bambang
Pracetak: Wardi

Cetakan Pertama, September 2017

Penerbit: Noktah
Sampangan Gg. Perkutut No.325-B
Jl. Wonosari, Baturetno
Banguntapan Yogyakarta
Telp: (0274) 4353776, 081804374879
Fax: (0274) 4353776
E-mail: redaksi_divapress@yahoo.com, sekred.divapress@gmail.com
Blog: www.blogdivapress.com
Website: www.divapress-online.com

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team