160. MENGETAHUI RAHASIA PARA HAMBA
- Barang siapa yang mampu mengetahui rahasia
para hamba; namun ia tidak berakhlak dengan kasih sayang
Ilahi, maka kemampuannya itu justru akan menjadi fitnah
baginya dan sebab yang akan mendatangkan bencana
baginya.
Rahasia seorang manusia mengandung dua unsur utama, ada
yang baik dan ada yang buruk. Jikalau ada seseorang yang
mengetahui rahasia seorang hamba atau manusia lainnya,
kemudian ia tidak berakhlak dengan kasih sayang Allah Swt.,
maka kemampuannya itu justru akan menjadi fitnah baginya dan
akan mendatangkan bencana.
Apakah Anda tidak memperhatikan sifat Allah Swt.?
Allah Swt. mengetahui apa saja yang ada di bumi ini.
Semua yang Anda lakukan, baik dan buruk, diketahui-Nya
dengan sejelas-jelasnya. Namun, Dia tidak membocorkan
keburukan Anda kepada orang lain, sehingga Anda menjadi malu
dan tidak mau berhadapan dengan khalayak. Dia justru
menampakkan kebaikan Anda sehingga Anda dihormati dan
disegani, padahal di balik semua itu ada bau busuk yang
ditutupi-Nya.
Begitulah hendaknya sikap seorang hamba terhadap
saudaranya. Jikalau Anda mengetahui rahasia saudara Anda
maka simpanlah baik-baik, dan jangan menyebarkannya. Dalam
sebuah hadits dijelaskan bawa barang siapa yang menutupi aib
saudaranya maka Allah Swt. akan menutupi aibnya di akhirat
kelak.
Jikalau Anda menyebarkan aib seseorang maka kemampuan
Anda itu justru akan menjadi fitnah di hadapan manusia.
Sebab, Anda akan mendapatkan dan celaan dan cacian dari
mereka.
Tidak ada seorang pun manusia di dunia ini yang selamat
dari kesalahan, termasuk Anda sendiri. Selain itu, tindakan
menyebarkan aib orang lain juga akan mendatangkan musibah.
Semakin banyak orang yang benci kepada Anda karena Anda
menyebarkan rahasia buruk mereka, maka semakin terancam jiwa
Anda. Bisa jadi, Anda dilukai, dijelek-jelekkan, bahkan
dibunuh. Itu baru keburukan yang akan Anda terima di dunia.
Sedangkan di akhirat kelak, Anda akan mendapatkan azab yang
lebih pedih. Renungkanlah baik-baik. Jangan sampai tindakan
buruk Anda justru akan menjadi penyesalan yang tiada berguna
lagi.
|