Al-Hikam dan Penjelasannya

Syekh Ibnu 'Athaillah as Sakandari

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis


ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

246. NAFSU ADALAH JARAK YANG HARUS ANDA TEMPUH

Jikalau bukan karena medan nafsu maka tidak akan ada perjalanan orang-orang yang menuju Allah Swt. Sebab, tidak ada jarak yang harus ditempuh dalam perjalanan antara Anda dan diri-Nya, dan tidak ada rintangan yang harus Anda seberangi antara Anda dan diri-Nya.”

Nafsu memang akan selalu memerintahkan Anda melakukan perbuatan-perbuatan yang keji dan mungkar. Nafsu tidak akan rela jikalau Anda berada di jalan ibadah dan ketaatan kepada Allah Swt. Fitrah nafsu memang condong kepada perbuatan-perbuatan yang haram, yang seakan-akan nikmat dan lezat. Jikalau Anda tidak hati­

Allah Swt. sengaja menciptakan nafsu untuk membentangkan jarak antara diri Anda dan diri-Nya. Ibarat dua negeri yang dipisahkan oleh padang pasir yang luas, maka negeri pertama adalah negeri tempat Anda berada. Sedangkan Anda ingin menuju negeri kedua, yaitu negeri-Nya. Tidak ada yang bisa Anda lakukan, kecuali harus melalui padang pasir tersebut. Banyak ancaman yang akan Anda hadapi, mulai dari kelaparan, kehausan, letih dan lelah, bahkan Anda harus menghadapi kematian.

Nah, orang yang tidak kuat menjalani semua itu maka ia memutuskan untuk tidak melakukan perjalanan, dan memilih menetap di negeri sendiri sembari menikmati semua yang dimiliki. Sedangkan orang yang rindu kepada Allah Swt. akan siap melakukan apa pun, asalkan bisa sampai ke sana, yaitu negeri yang penuh keabadian dan kenikmatan.

Begitulah kira-kira perumpamaan antara nafsu dengan Allah Swt. Dia menciptakan sesuatu tidak pernah sia-sia. Semua ciptaan-Nya pasti ada tujuannya, baik Anda ketahui maupun tidak. Dan, salah satu tujuan penciptaan nafsu adalah untuk menguji Anda. Anda hanya memiliki dua pilihan; jikalau tidak menghadapinya maka Anda harus mengikutinya. Jikalau Anda mengikutinya maka neraka siap menanti Anda. Namun, jikalau Anda melawannya maka surga dan kenikmatannya yang akan menunggu Anda.

Sudahlah. Anda adalah hamba-Nya, dan kewajiban seorang hamba adalah berbakti kepada-Nya. Jangan biarkan diri Anda hidup dalam kegelapan. Segeralah menuju hadirat-Nya. Sebab, di sanalah tempat kenikmatan yang hakiki. Jangan tertipu oleh rayuan hawa nafsu. Sebab, nafsu adalah senjata setan untuk menyesatkan Anda.

(sebelum, sesudah)


KITAB AL-HIKAM DAN PENJELASANNYA
Diterjemahkan dari Kitab Al-Hikam Karya Syekh Ibnu 'Athaillah as-Sakandari

Penyusun dan Penerjemah: D.A. Pakih Sati, Lc.
Editor: Rusdianto
Tata Sampul: Zizi
Tata Isi: Bambang
Pracetak: Wardi

Cetakan Pertama, September 2017

Penerbit: Noktah
Sampangan Gg. Perkutut No.325-B
Jl. Wonosari, Baturetno
Banguntapan Yogyakarta
Telp: (0274) 4353776, 081804374879
Fax: (0274) 4353776
E-mail: redaksi_divapress@yahoo.com, sekred.divapress@gmail.com
Blog: www.blogdivapress.com
Website: www.divapress-online.com

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team