|
|
246. NAFSU ADALAH JARAK YANG HARUS ANDA
TEMPUH
- Jikalau bukan karena medan nafsu maka tidak
akan ada perjalanan orang-orang yang menuju Allah Swt.
Sebab, tidak ada jarak yang harus ditempuh dalam
perjalanan antara Anda dan diri-Nya, dan tidak ada
rintangan yang harus Anda seberangi antara Anda dan
diri-Nya.
Nafsu memang akan selalu memerintahkan Anda melakukan
perbuatan-perbuatan yang keji dan mungkar. Nafsu tidak akan
rela jikalau Anda berada di jalan ibadah dan ketaatan kepada
Allah Swt. Fitrah nafsu memang condong kepada
perbuatan-perbuatan yang haram, yang seakan-akan nikmat dan
lezat. Jikalau Anda tidak hati
Allah Swt. sengaja menciptakan nafsu untuk membentangkan
jarak antara diri Anda dan diri-Nya. Ibarat dua negeri yang
dipisahkan oleh padang pasir yang luas, maka negeri pertama
adalah negeri tempat Anda berada. Sedangkan Anda ingin
menuju negeri kedua, yaitu negeri-Nya. Tidak ada yang bisa
Anda lakukan, kecuali harus melalui padang pasir tersebut.
Banyak ancaman yang akan Anda hadapi, mulai dari kelaparan,
kehausan, letih dan lelah, bahkan Anda harus menghadapi
kematian.
Nah, orang yang tidak kuat menjalani semua itu maka ia
memutuskan untuk tidak melakukan perjalanan, dan memilih
menetap di negeri sendiri sembari menikmati semua yang
dimiliki. Sedangkan orang yang rindu kepada Allah Swt. akan
siap melakukan apa pun, asalkan bisa sampai ke sana, yaitu
negeri yang penuh keabadian dan kenikmatan.
Begitulah kira-kira perumpamaan antara nafsu dengan Allah
Swt. Dia menciptakan sesuatu tidak pernah sia-sia. Semua
ciptaan-Nya pasti ada tujuannya, baik Anda ketahui maupun
tidak. Dan, salah satu tujuan penciptaan nafsu adalah untuk
menguji Anda. Anda hanya memiliki dua pilihan; jikalau tidak
menghadapinya maka Anda harus mengikutinya. Jikalau Anda
mengikutinya maka neraka siap menanti Anda. Namun, jikalau
Anda melawannya maka surga dan kenikmatannya yang akan
menunggu Anda.
Sudahlah. Anda adalah hamba-Nya, dan kewajiban seorang
hamba adalah berbakti kepada-Nya. Jangan biarkan diri Anda
hidup dalam kegelapan. Segeralah menuju hadirat-Nya. Sebab,
di sanalah tempat kenikmatan yang hakiki. Jangan tertipu
oleh rayuan hawa nafsu. Sebab, nafsu adalah senjata setan
untuk menyesatkan Anda.
|
|
|
(sebelum, sesudah)
KITAB AL-HIKAM DAN PENJELASANNYA
Diterjemahkan dari Kitab Al-Hikam Karya Syekh
Ibnu 'Athaillah as-Sakandari
Penyusun dan Penerjemah: D.A. Pakih Sati, Lc.
Editor: Rusdianto
Tata Sampul: Zizi
Tata Isi: Bambang
Pracetak: Wardi
Cetakan Pertama, September 2017
Penerbit: Noktah
Sampangan Gg. Perkutut No.325-B
Jl. Wonosari, Baturetno
Banguntapan Yogyakarta
Telp: (0274) 4353776, 081804374879
Fax: (0274) 4353776
E-mail: redaksi_divapress@yahoo.com,
sekred.divapress@gmail.com
Blog: www.blogdivapress.com
Website: www.divapress-online.com
Indeks Islam |
Indeks Sufi | Indeks
Artikel | Tentang
Penulis
ISNET Homepage |
MEDIA Homepage | Program
Kerja | Koleksi |
Anggota
Please direct any suggestion to
Media
Team
|