245. PENCINTA YANG SEJATI
- Seorang pencinta tidak akan mengharapkan
kompensasi atau meminta penawaran kepada kekasihnya.
Pencinta sejati adalah orang yang berkorban untuk Anda,
bukan Anda yang berkorban untuknya.
Jikalau Anda benar-benar mencintai Allah Swt., maka Anda
tidak akan mengharapkan kompensasi apa pun dari ibadah dan
ketaatan yang Anda kerjakan. Jikalau Anda mengerjakan shalat
maka Anda ikhlas mengerjakannya, bukan karena atas dasar
embel-embel atau keinginan yang Anda dapatkan.
Sama halnya jikalau ada seseorang yang mengatakan kepada
Anda bahwa ia mencintai Anda. Tetapi, di balik itu, ia
mengharapkan Anda memberikannya sesuatu, atau memberikan
penawaran yang justru akan menguntungkan dirinya. Jikalau
Anda pikirkan dengan baik, apakah ini bis a digolongkan
pencinta sejati?!
Yah, tentu tidak. Seorang pencinta sejati tidak akan
pernah mengharapkan apa pun dari Anda. Jikalau ia mencintai
Anda maka cintanya benar-benar tulus dari dalam hatinya.
Tidak ada hasrat dunia atau materi yang diharapkannya dari
Anda, bahkan ia rela mengorbankan semua yang dimiliki demi
Anda.
Sekarang, cobalah perhatikan diri Anda. Apakah Anda
benar-benar mencintai Allah Swt.?! Jangan-jangan, itu
hanyalah klaim di mulut belaka, tanpa ada kenyataannya di
dalam hati. Jangan sampai cinta Anda kepada-Nya hanyalah
cinta palsu. Jikalau Anda tidak mendapatkan sesuatu yang
Anda inginkan maka berarti Anda lalai menjalankan
perintah-Nya, bahkan justru rajin melanggar aturan-Nya.
Tidak, jangan lakukan itu. Jikalau Anda adalah pencinta
sejati, lakukan segala ketaatan kepada-Nya dengan penuh
keikhlasan. Bahkan, Anda harus rela mengorbankan diri dan
harta Anda demi menegakkan agama-Nya. Misalnya, ketika Anda
diminta berjihad, baik dengan harta Anda maupun jasad Anda,
maka bersegeralah menjalankannya.
Jadilah pencinta sejati, maka dengan sendirinya Anda akan
mendapatkan tujuan-tujuan yang selama ini diinginkan setiap
manusia. Jikalau Allah Swt. adalah tujuan Anda, maka Dia
akan memberikan segalanya kepada Anda. Dia-lah Dzat yang
Maha Kuasa.
|