Al-Hikam dan Penjelasannya

Syekh Ibnu 'Athaillah as Sakandari

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis


ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

255. MEMINTA IMBALAN AMALAN

Bagaimana bisa Anda meminta imbalan dari suatu amalan yang Allah Swt. sedekahkan kepada Anda? atau, bagaimana mungkin Anda meminta balasan dari ketulusan yang dihadiahkan-Nya kepada Anda?!”

Jikalau Anda rajin beramal shalih dan menjalankan semua perintah Allah Swt., maka janganlah Anda merasa berhak mendapatkan imbalan dari-Nya. Anda ini hanyalah hamba yang sedang menjalankan kewajiban. Semua yang diberikan-Nya kepada Anda adalah bentuk kemuliaan dan kebaikan-Nya kepada Anda. Apakah Anda tidak menyaksikan, bagaimana jikalau seorang budak bekerja bagi tuannya, apakah ia mendapatkan upah?!

Tidak, sama sekali tidak. Ia bekerja·dengan suka rela untuk kepentingan majikannya. Tidak ada upah yang akan diterimanya. Hanya saja, tuannya berkewajiban memberinya makan dan berbuat baik kepadanya. Ini adalah contoh di bagi manusia yang harus menunaikan kewajiban. Dan, Allah Swt. lebih mulia daripada manusia, tidak ada seorang pun yang mampu menyuruh-Nya untuk melakukan ini dan itu. Sesuatu yang Anda dapatkan adalah kebaikan-Nya, bukan imbalan amalan Anda.

Kemudian, jangan pula Anda meminta balasan-Nya karena Anda ikhlas beribadah kepada-Nya. Apakah Anda tidak tahu bahwa Anda bisa seperti itu karena karunia-Nya? Jikalau bukan karena karunia-Nya maka Anda akan terus terjebak di dalam kesyirikan. Dan, tahukah Anda balasannya?! Yah, nerakalah balasannya.

Syukurilah semua yang diberikan-Nya kepada Anda, dan jangan menuntut. Keteguhan Anda berada di jalan ketaatan adalah bagian dari karunia-Nya. Janganlah membanggakan amalan Anda di hadapan-Nya. Anda hanya bisa selamat dengan rahmat-Nya, bukan karena amalan Anda semata. Amalan hanyalah tangga menuju rahmat-Nya. Jikalau Dia menginginkan Anda sampai, maka Anda akan sampai di sisi-Nya. Jikalau tidak maka Anda tidak akan pernah sampai, walaupun Anda beribadah seumur hidup Anda.

Ingatlah hal itu baik-baik!

(sebelum, sesudah)


KITAB AL-HIKAM DAN PENJELASANNYA
Diterjemahkan dari Kitab Al-Hikam Karya Syekh Ibnu 'Athaillah as-Sakandari

Penyusun dan Penerjemah: D.A. Pakih Sati, Lc.
Editor: Rusdianto
Tata Sampul: Zizi
Tata Isi: Bambang
Pracetak: Wardi

Cetakan Pertama, September 2017

Penerbit: Noktah
Sampangan Gg. Perkutut No.325-B
Jl. Wonosari, Baturetno
Banguntapan Yogyakarta
Telp: (0274) 4353776, 081804374879
Fax: (0274) 4353776
E-mail: redaksi_divapress@yahoo.com, sekred.divapress@gmail.com
Blog: www.blogdivapress.com
Website: www.divapress-online.com

Indeks Islam | Indeks Sufi | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team