Kasyful Majub

Inilah buku tasawuf paling tua yang, menurut para ahli, memuncaki karya-karya agung di bidang tasawuf. Kelebihan buku ini terutama terletak pada kelengkapan materi dan kecanggihan sistematika pembahasannya yang jarang dijumpai di dalam buku-buku lain tasawuf.

Tentang Pengarang
Sampul Buku
Komentar Sampul
Isi lengkap
Pengantar Penerjemah

Mukadimah

Pasrah kepada Allah, Nafsu Diri, Niat, Hijab: Jawaban Terinci, Pertolongan Tuhan, Pertanyaan, Jawaban, Maqam

1.
Pentingnya Ilmu

Dua Macam Pengetahuan, Pengetahuan tentang Kebenaran, Aliran Sesat, Pernyataan Para Sufi tentang Pengetahuan

2.
Tentang Kefakiran

Antara Kekayaan dan Kemiskinan, Pendapat Para Sufi Tentang Kemiskinan

3.
Tentang Tasawuf

Shufi, Mutashawwif, dan Mustashwif, Tasawuf di Mata Para Sufi, Aturan-aturan Perilaku (Mu'amalat)

4.
Lambang Kefakiran

Tentang Jahitan dan Tambahan, Makna Jubah Warna Biru dan Upacara Pengenaan Jubah

5.
Antara Kefakiran dan Kesucian
6.
Tentang Pencelaan

Jenis Celaan, Hikmah di Balik Celaan

7.
Para Sahabat Nabi SAW. yang Menjadi Imam

Abu Bakar, ‘Umar, ‘Utsman, ‘Ali

8.
Para Imam dari Ahlu-Bayt Nabi SAW.

Hasan, Husayn, ‘Ali Ja’far, Abu Muhammad

9.
Ahl Al-Shuffah
10.
Para Imam dari Kalangan Tabi'in

Uways Al-Qarani, Harim bin Hayyan, Hasan Al-Bashri, Sa’id bin Al-Musayyib

11.
Para Imam dari Generasi Sesudah Tabi'in

1. Habib Al-’Ajami, 2. Malik bin Dinar, 3. Abu Halim Habib bin Salim Al-Ra’i, 4. Abu Hazim Al-Madani, 5. Muhammad bin Wasi’, 6. Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit Al-Kharraz, 7. ‘Abdallah bin Mubarak Al-Marwazi, 8. Abu ‘Ali Al-Fudhayl bin ‘Iyad, 9. Abul Fayd Dzun Nun bin Ibrahim Al-Mishri, 10. Abu Ishaq Ibrahim bin Adham bin Manshur, 11. Bisyr bin Al-Harits Al-Hafi, 12. Abu Yazid Tayfur bin ‘Isa Al-Bisthami, 13. Abu ‘Abdallah Al-Harits bin Asad Al-Muhasibi, 14. Abu Sulayman Dawud bin Nushayr Al-Tha’i, 15. Abul Hasan Sari bin Mughallis Al-Saqathi, 16. Abu ‘Ali Syaqiq bin Ibrahim Al-Azdi, 17. Abu Sulayman ‘Abdur Rahman bin ‘Atiyyah Ad-Darani, 18. Abu Mahfuzh Ma’ruf bin Firuz Al-Karkhi, 19. Abu ‘Abdur Rahman Hatim bin ‘Ulwan Al-Ashamm, 20. Abu ‘Abdallah Muhammad bin Idris Al-Syafi’i, 21. Imam Ahmad bin Hanbal, 22. Abul Hasan Ahmad bin Abil Hawari, 23. Abu Hamid Ahmad bin Khadruyah Al-Balkhi, 24. Abu Turab ‘Askar bin Al-Husayn Al-Nakhsyabi Al-Nasafi, 25. Abu Zakariyya Yahya bin Mu’adz Al-Razi, 26. Abu Hafsh ‘Amr bin Salim Al-Nisyapuri Al-Haddadi, 27. Abu Shaleh Hamdun bin Ahmad bin ‘Umara Al-Qashshar, 28. Abul Sari Manshur bin ‘Ammar, 29. Abu ‘Abdallah Ahmad bin ‘Ashim Al-Anthaki, 30. Abu Muhammad ‘Abdallah bin Khubayq, 31. Abul Qasim Al-Junayd bin Muhammad bin Al-Junayd Al-Baghdadi, 32. Abul Hasan Ahmad bin’ Muhammad Al-Nuri, 33. Abu ‘Utsman Sa’id bin Isma’il Al-Hiri, 34. Abu ‘Abdallah Ahmad bin Yahya Al-Jalla, 35. Abu Muhammad Ruwaym bin Ahmad, 36. Abu Ya’qub Yusuf bin Al-Husayn Al-Razi, 37. Abul Hasan Sumnun bin ‘Abdallah Al-Khawwash, 38. Abul Fawaris Syah Syuja’ Al-Kirmani, 39. ‘Amr bin ‘Utsman Al-Makki, 40. Abu Muhammad Sahl bin ‘Abdallah Al-Tustari, 41. Abu Muhammad ‘Abdallah Muhammad bin Al-Fadhl Al-Balkhi, 42. Abu ‘Abdallah i Muhammad bin ‘Ali Al-Tirmidzi, 43. Abu Bakr Muhammad bin ‘Umar Al-Warraq, 44. Abu Sa’id Ahmad bin ‘Isa Al-Kharraz, 45. Abul Hasan ‘Ali bin Muhammad Al-Ishfahani, 46. Abul Hasan Muhammad bin Isma’il Khayr Al-Nassaj, 47. Abu Hamzah Al-Khurasani, 48. Abul ‘Abbas Ahmad bin Masruq, 49. Abu ‘Abdallah Muhammad bin Isma’il Al-Maghribi, 50. Abu ‘Ali Al-Hasan bin ‘Ali Al-Juzajani, 51. Abu Muhammad Ahmad bin Al-Husayn Al-Jurayri, 52. Abul ‘Abbas Ahmad bin Muhammad bin Sahl Al-Amuli, 53. Abul Mughits Al-Husayn bin Manshur Al-Hallaj, 54. Abu Ishaq Ibrahim bin Ahmad Al-Khawwash, 55. Abu Hamzah Al-Baghdadi Al-Bazzaz, 56. Abu Bakr Muhammad bin Musa Al-Wasithi, 57. Abu Bakr bin Dulaf bin Jahdar Al-Syibli, 58. Abu Muhammad Ja’far bin Nushayr Al-Khuldi, 59. Abu ‘Ali Muhammad bin Al-Qasim Al-Rudbari, 60. Abul ‘Abbas Qasim bin Al-Mahdi As-Sayyari, 61. Abu ‘Abdallah Muhammad bin Khafif, 62. Abu ‘Utsman Sa’id bin Sallam Al-Maghribi, 63. Abul Qasim Ibrahim bin Muhammad bin Mahmud Al-Nashrabadi, 64. Abul Hasan ‘Ali bin Ibrahim Al-Hushri.

12.
Sufi-Sufi Terkemuka Pada Masa Mutaakhir

1. Abul ‘Abbas Ahmad bin Muhammad Al-Qashshab, 2. Abu ‘Ali Hasan bin Muhammad Al-Daqqaq, 3. Abul Hasan bin Ahmad Al-Khurqani, 4. Abu ‘Abdallah Muhammad bin ‘Ali, 5. Abu Sa’id Fadhlallah bin Muhammad Al-Mayhani, 6. Abul Fadhl Muhammad bin Al-Hasan Al-Khuttali, 7. Abul Qasim Abdul Karim bin Hawazin Al-Qusyayri, 8. Abul ‘Abbas Ahmad bin Muhammad Al-Asyqani, 9. Abul Qasim bin ‘Ali bin ‘Abdallah Al-Gurgani, 10. Abu Ahmad Al-Muzhaffar bin Ahmad bin Hamdan

13.
Tentang Para Sufi Mutaakhir di Pelbagai Negeri

1. Suriah dan Irak, 2. Fars, 3. Quhistan, Adzarbayjan, Tabaristan dan Kisy; 4. Kirman, 5. Khurasan, 6. Transoxania, 7. Ghazna

14.
Doktrin-Doktrin Pelbagai Mazhab Sufi

1. Muhasibiyah: Sifat Sejati Ridha dan Keterangan tentang Doktrin Ini, Perbedaan antara “Keadaan” (Hal) dan “Kedudukan” (Maqam); 2. Qashshariyah; 3. Thayfuriyah: Kemabukan dan Ketidakmabukan; 4. Junaydiyah; 5. Nuriyah: Pengutamaan Kepentingan Sahabat (Itsar); 6. Sahliyah: Sifat Hakiki Jiwa Rendah (Nafs) dan Pengertian tentang Keinginan Rendah (Hawa), Lebih Jauh tentang Jiwa Rendah, Mujahadat Melawan Jiwa Rendah, Sifat Hakiki Hawa Nafsu (Hawa); 7. Hakimiyah: Kewalian (Wilayat), Lebih Jauh tentang Wali, Pendapat Para Sufi tentang Wali, Karamah, Perbedaan antara Mukjizat dan Karamah, Keajaiban Mukjizati yang Dilakukan Mereka yang Menuhankan Diri, Keajaiban-keajaiban Para Sufi, Keunggulan Para Nabi di atas Para Wali, Keunggulan Nabi dan Wali atas Malaikat; 8. Kharraziyah: Baka dan Fana, Hakikat Fana dan Baka; 9. Khafifiyah: Ketidakhadiran dan Kehadiran; 10. Sayyariyah: Perpaduan dan Pemisahan; 11. Hululiyah: Ruh

15.
Menyingkap Tabir Pertama: Makrifat Allah

Makna makrifat, makrifat menurut Para Guru Sufi

16.
Menyingkap Tabir Kedua: Tauhid

Tauhid di Mata Para Guru Sufi

17.
Menyingkap Tabir Ketiga: Iman

Prinsip dan Cabang Iman

18.
Menyingkap Tabir Keempat: Penyucian dari Noda

Prinsip Bertobat dan Akibat-akibatnya, Dosa dan Jenis Tobat

19.
Menyingkap Tabir Kelima: Shalat

Shalat adalah Mi’raj, Cinta dan Masalah-masalahnya, Macam Cinta, Doktrin Khas tentang Cinta, Cinta Membara (‘Isyq), Watak Cinta

20.
Menyingkap Tabir Keenam: Zakat

Kemurahan dan Kedermawanan

21.
Menyingkap Tabir Ketujuh: Puasa

Lapar dan Segala yang Berhubungan dengannya

22.
Menyingkap Tabir Kedelapan: Haji

Musyahadat

23.
Menyingkap Tabir Kesembilan: Persahabatan, Aturan, dan Prinsip Para Sufi

Persahabatan dan Pelbagai Masalahnya, Aturan Persahabatan, Makna Budaya (Adab), Aturan Persahabatan yang Mengikat Orang-orang yang Menetap, Aturan Mereka dalam Perjalanan, Aturan Mereka dalam Makan, Aturan Mereka dalam Berjalan, Aturan Mereka tentang Tidur dalam Perjalanan dan di Rumah, Aturan Mereka dalam Berbicara dan Diam, Aturan Mereka dalam Meminta, Aturan Mereka dalam Perkawinan dan Hidup Tanpa Kawin dan Masalah-masalah yang Berkaitan dengannya

24.
Menyingkap Tabir Kesepuluh: Istilah dan Gagasan Penting Para Sufi

Hal dan Waqt, Maqam dan Tamkin, dan Perbedaan Keduanya, Muhadharat dan Mukasyafat, dan Perbedaan Keduanya, Qabdh dan Basth, dan Perbedaan Keduanya, Uns dan Haybat, dan Perbedaan Keduanya, Qahr dan Luthf, dan Perbedaan Keduanya, Nafy dan Itsbat, dan Perbedaan Keduanya, Musamarat dan Muhadatsat, dan Perbedaan Keduanya, Ilm al-yaqin dan ‘ayn al-yaqin dan Haqq al-yaqin, dan Perbedaan Ketiganya, Ilm dan Ma’rifat, dan Perbedaan Keduanya, Syari’at dan Haqiqat, dan Perbedaan Keduanya

25.
Menyingkap Tabir Kesebelas: Mendengar (Sama')

Mendengarkan Al-Quran dan Masalah-masalah yang Berkaitan dengannya, Mendengarkan Puisi, dan lain-lain, Mendengarkan Suara-suara dan Melodi-melodi, Prinsip-prinsip Mendengar, Makna Mendengarkan, Berbagai Pendapat tentang Mendengar, Berbagai Peringkat Sufi dalam Mendengar, Tiga Derajat dalam Mendengar, Pelarangan Sama, Wajd, Wujud, dan Tawajud, Menari dan Sebagainya, Menyobek Pakaian (fi al-kharq), Aturan-aturan tentang Sama


Artikel dan Komentar Pembaca: Lukman Hakim Rohim, A.R. Idham Kholid, Skripsi Muhammad Faiz bin Jamil,


 Links

ISNET Homepage, Index Utama, Saran